Pengelolaan Sungai di Era Khilafah

Judul asli: Q&A: The Shar’i Principles for Dealing with Rivers Oleh: Atha’ Bin Khalil Abu Al-Rashtah (alumnus Teknik Sipil Universitas Cairo Mesir, amir Hizbut Tahrir) dari http://www.khilafah.com/qa-the-shari-principles-for-dealing-with-rivers/   Pertanyaan: Apakah ada prinsip-prinsip syar’i dalam mengelola sungai, misalnya ketika hulu hingga hilirnya berada dalam wilayah negara Khilafah atau sungai tersebut melewati negara Khilafah dan negara lain? …

645 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Bela Islam

Sudah berlalu 2 bulan, sejak sang Gubernur Jakarta itu melontarkan kalimat yang tidak pantas yang kuat diduga menista kitab suci umat Islam. Sudah tak terhitung, unjuk rasa baik di daerah maupun ibukota yang dilakukan kaum muslimin dalam rangka menuntut para penegak hukum untuk menindak Sang Gubernur dengan seadil-adilnya. Terakhir, ratusan ribu massa (ada yang bilang …

512 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Lagu Lama itu Berjudul “Begal”

Oleh: Muhammad Fikri Kawakibi Huda (Mahasiswa Sarjana Aeronotika dan Astronotika ITB) Teror begal di masyarakat sebenarnya sudah sudah ada sejak lama. Namun, maraknya kembali aksi perampasan sepeda motor ini di daerah sekitar kampus ITB belakangan membuat mahasiswa juga dosen ITB waswas. Tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi korban pembegalan dalam kurun dua pekan terakhir. …

418 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Keusangan Terrencana

Nothing produced can be allowed to maintain a lifespan longer than what can be endured in order to continue cyclical consumption  –Zeitgeist (movie) (2011) Di California, sebuah bohlam menyala lebih dari 115 tahun sejak 1901 hingga kini. Dia lah “Centennial Light”. Lampu pemegang rekor dunia Guinness itu tergantung di sebuah garasi departemen pemadam kebakaran Livermore. …

552 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Menyoal Kedaulatan Migas

Oleh: M. Fatkhurrozi (co-founder kampusislami.com) Menurut konsitusi, segala kekayaan alam di bawah bumi Indonesia adalah dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Penjabaran diktum pada UUD ’45 tersebut tertuang pada berbagai konsitusi turunannya, terutama di UU no. 22 tahun 2001, atau yang dikenal sebagai UU Migas. Beberapa kalangan terus menyorot UU Migas belum mengakomodasi …

582 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini