Menyoal Hari Kebangkitan Nasional

oleh : Dwi Sancahyo judul asli : “Meluruskan Sejarah Kebangkitan Nasional” Pada masa Kabinet Hatta tahun 1948, tanggal lahir organisasi Boedi Oetomo yang dicetuskan pada 20 Mei 1908 ditetapkan oleh Soekarno sebagai hari kebangkitan nasional. Penetapan itu dimaksudkan untuk membangkitkan perasaan nasionalisme dan patriotisme rakyat menghadapi situasi agresi militer Belanda I dan II juga dan …

211 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Kota Paling Islami (?)

Hasil penelitian Maarif Institute yang diadakan sepanjang tahun 2014, menyatakan bahwa Yogyakarta, Bandung, dan Denpasar adalah tiga kota yang paling Islami se-Indonesia. Tiga kota tersebut meraih angka tertinggi “Indeks Kota Islami”, yakni 80,64 dari skala 100. Sedangkan tiga kota yang “paling tidak islami” ialah Kupang, Padang, dan Makassar. Yang mengejutkan, Banda Aceh, yang disebut-sebut sebagai …

621 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Meninjau Ulang Keindonesiaan Kita

oleh : Titok Priastomo Paham nasionalisme sering menjadi alasan di balik renggangnya hubungan antar kelompok manusia. Sebut saja hubungan antara orang Indonesia dengan orang Malaysia. Berbagai kasus, mulai dari berebut ladang minyak sampai berebut lagu, sering menimbulkan gejolak di antara kedua belah pihak. Kenapa demikian? Ya, karena pada sekitar dua abad terakhir, faktor kebangsaan mulai …

701 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Polemik Pemimpin

Setiap eksistensi entitas di seluruh bumi meniscayakan seorang pemimpin, yakni orang yang dipercaya dapat merepresentasikan kepentingan kelompok tersebut dan memelihara urusan mereka. Entitas tersebut tidak selalu daulah (negara), wilayah (provinsi), atau kota, bisa juga kelompok kecil. Misalnya dalam rangka bepergian, kelompok beranggotakan tiga orang atau lebih tetap harus mengangkat seorang pemimpin. Bahkan seorang individu muslim, …

345 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Menyoal Propaganda

Oleh  : Dwi Sancahyo “Bagi Barat, tidak ada lagi yang mengancam peradaban mereka kecuali kebangkitan Islam dan gerakan kaum Muslimin yang terdiri atas kaum fundamentalis yang tidak takut mati sekalipun tidak dipersenjatai peluru-peluru kendali.” – Adrian Hamilton, Observer, 17 Juni 1990 (dalam Romli, 2000). Propaganda seringkali diasosiasikan dengan perang.  Tapi di zaman modern ini medan …

8,081 kali dilihat, 36 kali dilihat hari ini

Energi Nuklir Untuk Indonesia

  oleh: Rasito T. dan Hasan A.R. Peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional …Pemanfaatan energi nuklir dalam berbagai bidang sudah sangat maju dan berkembang. Namun pemanfaatannya untuk energi listrik masih menjadi permasalahan yang mengundang pro dan kontra di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Di satu sisi permasalahan kebutuhan energi yang semakin besar, sementara ketersediaan sumber-sumber …

1,034 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Ummat Islam Mundur karena Meninggalkan Sains?

Kebangkitan Barat dinilai sebagai buah sekulerisme, yakni memisahkan pengaturan negara dari agama. Hasil survey PEW Research melaporkan bahwa negara-negara relijius (yang kebetulan negara muslim), cenderung memiliki GDP per capita yang rendah. Sebaliknya, negara-negara sekuler (yang biasanya negara Barat) menjadi pemimpin dalam perolehan GDP per capita [1]. Keberhasilan Barat disebut-sebut juga karena hasil gemblengan sains. Dulu, …

394 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Menyoal Insiyur Indonesia di Ajang MEA

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memang sudah di depan mata. Sejak dicanangkan pada awal 2015 dan akan mulai pada awal 2016, sekilas Indonesia masih perlu merekondisi beberapa aspek. Beberapa kalangan meragukan bahwa Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, apalagi Singapura dalam hal sumber daya manusia. Ajang MEA bisa diibaratkan ring gulat. Dimana ada …

277 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Energi Laut Dunia Islam

Oleh: Muhammad Fatkhurrozi – Mahasiswa Magister Teknik Kelautan ITB Energi gelombang dan pasang-surut merupakan contoh energi alternatif yang melimpah, selain energi matahari, geothermal, dan angin. Prinsip utama pembangkit listrik tenaga pergerakan air laut adalah mengubah energi potensial dan kinetik yang disebabkan pergerakan air laut, dapat berupa pasang-surut (tide), gelombang (wave), atau arus (stream), menjadi energi …

590 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Survei KI 2014: Hanya 6% yang Tidak Setuju Khilafah

Pada November 2014, tim LitBang Kampus Islami melakukan jajak pendapat terhadap mahasiswa ITB yang bertemakan survei “Syari’ah & Khilafah”. Survei dilakukan ke mahasiswa dengan berbagai fakultas dan beragam angkatan. Jumlah mahasiswa yang berhasil disurvei berjumlah 310 terdiri atas laki-laki dan perempuan, juga muslim maupun non-muslim. Hasil survei menunjukkan, dari 310 responden, sebanyak 237 orang (76 %) …

2,441 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini