Menyoal Hari Kebangkitan Nasional

oleh : Dwi Sancahyo judul asli : “Meluruskan Sejarah Kebangkitan Nasional” Pada masa Kabinet Hatta tahun 1948, tanggal lahir organisasi Boedi Oetomo yang dicetuskan pada 20 Mei 1908 ditetapkan oleh Soekarno sebagai hari kebangkitan nasional. Penetapan itu dimaksudkan untuk membangkitkan perasaan nasionalisme dan patriotisme rakyat menghadapi situasi agresi militer Belanda I dan II juga dan …

286 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Kota Paling Islami (?)

Hasil penelitian Maarif Institute yang diadakan sepanjang tahun 2014, menyatakan bahwa Yogyakarta, Bandung, dan Denpasar adalah tiga kota yang paling Islami se-Indonesia. Tiga kota tersebut meraih angka tertinggi “Indeks Kota Islami”, yakni 80,64 dari skala 100. Sedangkan tiga kota yang “paling tidak islami” ialah Kupang, Padang, dan Makassar. Yang mengejutkan, Banda Aceh, yang disebut-sebut sebagai …

815 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Meninjau Ulang Keindonesiaan Kita

oleh : Titok Priastomo Paham nasionalisme sering menjadi alasan di balik renggangnya hubungan antar kelompok manusia. Sebut saja hubungan antara orang Indonesia dengan orang Malaysia. Berbagai kasus, mulai dari berebut ladang minyak sampai berebut lagu, sering menimbulkan gejolak di antara kedua belah pihak. Kenapa demikian? Ya, karena pada sekitar dua abad terakhir, faktor kebangsaan mulai …

1,070 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Melanjutkan Kehidupan Islam

Sudah sepatutnya kita senantiasa bersyukur atas setiap kesempatan baik termasuk kondisi yang penuh dengan nikmat kesehatan dan waktu luang, yang mana kedua kenikmatan ini adalah hal yang paling banyak menipu manusia. Sebagaimana dalam sebuah hadits shahih: Dari Ibnu Abbas, dia berkata: Nabi n bersabda: “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, (yaitu) kesehatan dan waktu …

294 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Hukum Islam Tidak Hanya Potong Tangan

Kini masyarakat sudah semakin tidak asing dengan istilah syari’ah Islam. Opini syari’ah sedang berjuang mencari tempat di tengah masyarakat sebagai solusi alternatif terhadap kehidupan sekuler-kapitalistik yang gagal menciptakan keamanan seperti saat ini. Beberapa dari masyarakat tentu bertanya-tanya bagaimana ketika Islam diterapkan. Interpretasi kebanyakan orang adalah syari’ah identik dengan hukuman yang ‘kejam’: hukuman bunuh untuk pembunuh …

274 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini