Energi Nuklir Untuk Indonesia

  oleh: Rasito T. dan Hasan A.R. Peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional …Pemanfaatan energi nuklir dalam berbagai bidang sudah sangat maju dan berkembang. Namun pemanfaatannya untuk energi listrik masih menjadi permasalahan yang mengundang pro dan kontra di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Di satu sisi permasalahan kebutuhan energi yang semakin besar, sementara ketersediaan sumber-sumber …

1,159 kali dilihat, 11 kali dilihat hari ini

Invasi ala Islam

Islam kini menjadi agama terbesar kedua setelah Nasrani dengan jumlah pemeluknya mencapai 1,6 Milyar. Namun banyaknya jumlah kaum muslim tersebut tidak sebanding dengan nasibnya. Di banyak tempat, mereka dilecehkan, darah mereka mudah sekali ditumpahkan, dan generasinya dibodohkan. Bagai buih di lautan, itulah yang dikabarkan Nabi SAW 14 abad lalu. Serangan dan miskonsepsi terhadap ajaran Islam …

453 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Ummat Islam Mundur karena Meninggalkan Sains?

Kebangkitan Barat dinilai sebagai buah sekulerisme, yakni memisahkan pengaturan negara dari agama. Hasil survey PEW Research melaporkan bahwa negara-negara relijius (yang kebetulan negara muslim), cenderung memiliki GDP per capita yang rendah. Sebaliknya, negara-negara sekuler (yang biasanya negara Barat) menjadi pemimpin dalam perolehan GDP per capita [1]. Keberhasilan Barat disebut-sebut juga karena hasil gemblengan sains. Dulu, …

419 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Menyoal Insiyur Indonesia di Ajang MEA

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memang sudah di depan mata. Sejak dicanangkan pada awal 2015 dan akan mulai pada awal 2016, sekilas Indonesia masih perlu merekondisi beberapa aspek. Beberapa kalangan meragukan bahwa Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, apalagi Singapura dalam hal sumber daya manusia. Ajang MEA bisa diibaratkan ring gulat. Dimana ada …

301 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Halaqoh Intelektual: “Kapan Freeport Hengkang?”

BANDUNG – Kamis sore, 11 Desember 2015 di salah satu sudut kampus Institut Teknologi Bandung, sekelompok mahasiswa berkumpul duduk bersama. Mereka adalah peserta acara rutin yang diselenggarakan oleh Unit Kajian Islam Ideologis HATI ITB. Acara yang bertajuk Halaqoh Intelektual pada sore itu mengangkat topik “Kapan Freeport Hengkang?”. Acara ini menghadirkan 3 orang pembicara yakni Firman …

243 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini