Invasi ala Islam

Islam kini menjadi agama terbesar kedua setelah Nasrani dengan jumlah pemeluknya mencapai 1,6 Milyar. Namun banyaknya jumlah kaum muslim tersebut tidak sebanding dengan nasibnya. Di banyak tempat, mereka dilecehkan, darah mereka mudah sekali ditumpahkan, dan generasinya dibodohkan. Bagai buih di lautan, itulah yang dikabarkan Nabi SAW 14 abad lalu. Serangan dan miskonsepsi terhadap ajaran Islam …

515 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Ummat Islam Mundur karena Meninggalkan Sains?

Kebangkitan Barat dinilai sebagai buah sekulerisme, yakni memisahkan pengaturan negara dari agama. Hasil survey PEW Research melaporkan bahwa negara-negara relijius (yang kebetulan negara muslim), cenderung memiliki GDP per capita yang rendah. Sebaliknya, negara-negara sekuler (yang biasanya negara Barat) menjadi pemimpin dalam perolehan GDP per capita [1]. Keberhasilan Barat disebut-sebut juga karena hasil gemblengan sains. Dulu, …

475 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Menyoal Insiyur Indonesia di Ajang MEA

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memang sudah di depan mata. Sejak dicanangkan pada awal 2015 dan akan mulai pada awal 2016, sekilas Indonesia masih perlu merekondisi beberapa aspek. Beberapa kalangan meragukan bahwa Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, apalagi Singapura dalam hal sumber daya manusia. Ajang MEA bisa diibaratkan ring gulat. Dimana ada …

330 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Energi Laut Dunia Islam

Oleh: Muhammad Fatkhurrozi – Mahasiswa Magister Teknik Kelautan ITB Energi gelombang dan pasang-surut merupakan contoh energi alternatif yang melimpah, selain energi matahari, geothermal, dan angin. Prinsip utama pembangkit listrik tenaga pergerakan air laut adalah mengubah energi potensial dan kinetik yang disebabkan pergerakan air laut, dapat berupa pasang-surut (tide), gelombang (wave), atau arus (stream), menjadi energi …

713 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Mahasiswa dan The Failure Era

The Failure Era Prof. James Duderstadt dalam The University for the 21st century, berkata bahwa sekarang ini adalah the age of abundance knowledge, era dimana manusia telah memproduksi ilmu pengetahuan dengan kecepatan yang mengagumkan dan dalam jumlah yang berlimpah ruah. Sebagai gambaran, pada abad 12, Ibnu Rusyd (dikenal di Barat sebagai “Averroes”), menginisiasi penemuan tentang ilmu hukum …

306 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini