Pengelolaan Sungai di Era Khilafah

Judul asli: Q&A: The Shar’i Principles for Dealing with Rivers Oleh: Atha’ Bin Khalil Abu Al-Rashtah (alumnus Teknik Sipil Universitas Cairo Mesir, amir Hizbut Tahrir) dari http://www.khilafah.com/qa-the-shari-principles-for-dealing-with-rivers/   Pertanyaan: Apakah ada prinsip-prinsip syar’i dalam mengelola sungai, misalnya ketika hulu hingga hilirnya berada dalam wilayah negara Khilafah atau sungai tersebut melewati negara Khilafah dan negara lain? …

644 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Cara Khilafah Mengatasi Ketimpangan Ekonomi

Oleh: Nurhabieb Adi Putra (Alumni Pascasarjana Teknik Sipil ITB) Selayang Pandang Ekonomi Indonesia Ketimpangan pertumbuhan ekonomi antara wilayah barat dan timur Indonesia sudah sejak lama berlangsung. Menhub Budi Karya Sumadi memaparkan bahwa Produk domestik Regional Bruto (PDRB) Indonesia 89,26% berasal dari wilayah barat. 58,38% dari angka itu disumbang oleh pulau Jawa. Sedangkan wilayah timur hanya …

884 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Kota Paling Islami (?)

Hasil penelitian Maarif Institute yang diadakan sepanjang tahun 2014, menyatakan bahwa Yogyakarta, Bandung, dan Denpasar adalah tiga kota yang paling Islami se-Indonesia. Tiga kota tersebut meraih angka tertinggi “Indeks Kota Islami”, yakni 80,64 dari skala 100. Sedangkan tiga kota yang “paling tidak islami” ialah Kupang, Padang, dan Makassar. Yang mengejutkan, Banda Aceh, yang disebut-sebut sebagai …

677 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Hukum Islam Tidak Hanya Potong Tangan

Kini masyarakat sudah semakin tidak asing dengan istilah syari’ah Islam. Opini syari’ah sedang berjuang mencari tempat di tengah masyarakat sebagai solusi alternatif terhadap kehidupan sekuler-kapitalistik yang gagal menciptakan keamanan seperti saat ini. Beberapa dari masyarakat tentu bertanya-tanya bagaimana ketika Islam diterapkan. Interpretasi kebanyakan orang adalah syari’ah identik dengan hukuman yang ‘kejam’: hukuman bunuh untuk pembunuh …

221 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Polemik Pemimpin

Setiap eksistensi entitas di seluruh bumi meniscayakan seorang pemimpin, yakni orang yang dipercaya dapat merepresentasikan kepentingan kelompok tersebut dan memelihara urusan mereka. Entitas tersebut tidak selalu daulah (negara), wilayah (provinsi), atau kota, bisa juga kelompok kecil. Misalnya dalam rangka bepergian, kelompok beranggotakan tiga orang atau lebih tetap harus mengangkat seorang pemimpin. Bahkan seorang individu muslim, …

369 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini