Akuntabilitas dalam Pemerintahan Islam

Akuntabilitas (muhasabah) bukanlah satu-satunya permasalahan yang muncul dalam saat kita membahas dunia Islam. Kediktatoran, pemilu yang dicurangi, tirani, dan penyiksaan banyak dilakukan oleh penguasa negara-negara Muslim saat ini. Tingkat kekejaman yang ditimpakan pada rakyat, mestinya mudah untuk dilawan, apabila tidak mengalami penindasan yang tercatat paling buruk dalam sejarah. Sayangnya, bagi mereka yang tinggal di sana, …

229 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Komoditas Keamanan

Hari ini di beberapa belahan bumi, rasa aman telah menjadi komoditas. Terlebih-lebih di Amerika –pusat peradaban kapitalisme-, jasa keamanan seperti polisi swasta, bodyguard, hingga detektif swasta ikut campur memberantas kriminalitas. Ironisnya, kondisi tidak aman sengaja diciptakan untuk membuat pasar bisnis ini semakin luas. Dunia Islam tidak pernah mengalami fenomena yang sedemikian pelik. Islam –berikut aspek …

494 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Menyoal Kedaulatan Migas

Oleh: M. Fatkhurrozi (co-founder kampusislami.com) Menurut konsitusi, segala kekayaan alam di bawah bumi Indonesia adalah dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Penjabaran diktum pada UUD ’45 tersebut tertuang pada berbagai konsitusi turunannya, terutama di UU no. 22 tahun 2001, atau yang dikenal sebagai UU Migas. Beberapa kalangan terus menyorot UU Migas belum mengakomodasi …

671 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Menyoal Propaganda

Oleh  : Dwi Sancahyo “Bagi Barat, tidak ada lagi yang mengancam peradaban mereka kecuali kebangkitan Islam dan gerakan kaum Muslimin yang terdiri atas kaum fundamentalis yang tidak takut mati sekalipun tidak dipersenjatai peluru-peluru kendali.” – Adrian Hamilton, Observer, 17 Juni 1990 (dalam Romli, 2000). Propaganda seringkali diasosiasikan dengan perang.  Tapi di zaman modern ini medan …

10,371 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Ketika Kapitalisme Dicap Gagal

The Failure Era Perkembangan ilmu pengetahuan memaksa manusia membuat suatu cabang ilmu baru. Dari yang dulunya kita kira sudah spesifik, ilmu kemudian berkembang dan memunculkan cabang-cabangnya. Misalnya pada tahun 1920an yang namanya pembahasan ilmu infrastruktur, mungkin hanya dipelajari di Teknik Sipil. Pada tahun itu, di ITB, prodinya bernama Afdeling der Weg en Waterbouw (program studi …

1,083 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini