Ketika Kapitalisme Dicap Gagal

The Failure Era Perkembangan ilmu pengetahuan memaksa manusia membuat suatu cabang ilmu baru. Dari yang dulunya kita kira sudah spesifik, ilmu kemudian berkembang dan memunculkan cabang-cabangnya. Misalnya pada tahun 1920an yang namanya pembahasan ilmu infrastruktur, mungkin hanya dipelajari di Teknik Sipil. Pada tahun itu, di ITB, prodinya bernama Afdeling der Weg en Waterbouw (program studi …

1,083 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Selamatkan Indonesia

[dari http://gardabumi.blogspot.com/2015/05/selamatkan-indonesia.html] Kamis, 14 mei 2015, Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Tepat di depan simbol kebanggaan warga kota Bandung, Gedung Sate, berkumpul sekitar 25.000 orang membawa bendera berwarna hitam dan putih bertuliskan aksara arab. Konon katanya mereka datang dari seluruh penjuru Jawa Barat, dari Banjar hingga Pelabuhan Ratu. Ada pemuda-pemudi, bapak-bapak dan ibu-ibu, ada yang sudah memakai …

897 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

PT Indonesia Raya

Al kisah di suatu masa di negeri yang punya banyak pulau hingga konon jumlahnya mencapai 17 ribu, hiduplah rakyat negeri entah berantah. Di tanahnya terkandung mineral yang beragam macamnya yang seakan tak ada habisnya. Di permukaan tanahnya terhampar sawah, hutan, dan kebun yang tak pernah mengecewakan petani-petaninya. Di lautnya tercecer ikan-ikan beragam warna dan jenisnya …

338 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Permasalahannya Untuk Indonesia

oleh: Andika Permadi Putra Dalam Forum Pemimpin ASEAN disepakati untuk  membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015 mendatang. Kebijakan ini telah lama dirumuskan sebagai sebuah program bersama di kawasan ASEAN. Diawali pada KTT ASEAN ke-2 tanggal 15 Desember 1997 di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan disepakatinya Visi ASEAN 2020. Para kepala Negara ASeAN …

8,081 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Ketika Barat Bangkit (1)

Sejak runtuhnya motor Blok Timur, Soviet, di tahun 1991, praktis tidak ada satu bangsa pun yang berhasil menyaingi pencapaian negara pemenang Perang Dingin. Negara barat, yang sering disematkan pada negara-negara di Amerika Utara dan beberapa negara eropa, merupakan potret peradaban nomor satu saat ini. Meski muncul calon pesaing-pesaing baru seperti China dan India, setidaknya hal …

293 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini